Privasi, intimasi dan saya..

Saya ingat betapa bahagianya saya ketika menerima surat dari orang tua saya waktu saya tinggal di pesantren dan merantau di Lampung. Saya juga tentu sangat ingat betapa berbunga-bunganya saya ketika saya menerima surat dari mantan pacar saya yang sekarang menjadi suami saya.

Saya membacanya sambil tiduran, duduk santai  dan tersenyum-senyum sendiri, kemudian saya melipat kembali surat-surat itu dan menyimpannya di tempat yang baik.

Saya tahu betul, menulis surat dengan tangan sendiri bukan pekerjaan yang biasa-biasa saja. Setiap tetes tinta yang tertuang dalam kata-kata tentunya penuh makna. Satu huruf, kemudian jadi kata, jadi kalimat dan kemudian indah terangkai dan bisa mewakili rasa yang terpesona dan fikir yang terjaga dan mengembara..

Saya masih menyimpan sebagian surat-surat itu, saya suka menyimpannya karena itu bagian dari sejarah hidup saya yang berwarna. Sejarah yang harus saya buat terus bersemi agar serasi bersanding dengan guliran roda hidup saya yang kadang suka berkreasi, dan berpuisi..

Saya merasa surat-surat itu adalah wujud dari sebuah privasi dan intimasi. Sangat privat karena itu isinya hanya untuk saya, sangat intim karena hanya saya yang membaca..

Tapi sekarang lain..

Di era komunikasi dan teknologi yang canggih seperti sekarang, saya melihat nilai privasi dan intimasi sepertinya mulai berkurang…Orang lebih suka membagi cerita diri dengan banyak orang, malah dengan siapa saja yang tidak pernah bertegur sapa sebelumnya.

Seperti yang sekarang saya lakukan, saya menulis potongan pikiran saya dalam blog saya, blog amatir, baru.. yang pernah saya ragukan kebaradaanya karena saya merasa banyak bagian hidup saya yang jadi privasi saya, yang tidak mau saya utarakan. Saya tidak pernah membayangkan sebelumnya kalau saya tidak merasa terganggu, nyaman kalau ada yang membaca kisah dan buah pikir saya. Mungkin itu juga yang dirasakan para blogger lainnya yang jauh sudah lama berekspresi di dunia maya..

Ada lagi hal lain yang hadir di mana orang sekarang bisa bebas menuliskan apa saja, kisah hitam, putih, bahkan rahasia di dunia maya tanpa mencantumkan nama dan identitas, ini buat saya adalah fungsi dunia maya yang lain, wadah menumpahkan rasa yang aman. Orang akan bisa melakukan apa saja; bercerita, memuji, memaki, mengejek, menghina de el el…de es te.

Saya tahu batasan privat pasti tidak satu. Tapi ada benang merah yang bisa ditarik dari batasan privasi, setidaknya buat para blogger. Saya tidak bisa menyimpulkannya dalam kata-kata yang baik, ma’af!

Nilai intimasi juga berkurang. Memang mudah berkirim kartu selamat berbahagia dan berduka lewat imel, tapi rasa initimasi tidak selekat dan sedalam kertas surat yang putih, bersih atau berwarna indah yang ditulis dengan tinta yang tajam..Rasa dan fikir sepertinya lebih menempel dan dalam merasuk bila di tulis dalam kertas…

Mungkin juga karena kerja dan usaha lebih banyak diupayakan dalam menulis dengan kertas dan kemudian mengirimkannya ke kantor pos, maka hasilnya pun jadi lebih kuat dan berbekas.

Saya tidak mengatakan ini baik atau tidak baik. Karena ini bukan soal baik dan tidak baik. Ini soal perubahan..dunia berubah..karena orang makin pintar..

Saya sadar betul, banyak yang bisa saya dapatkan  dari perubahan dunia karena ulah orang2 yang pintar ini..Semua berpulang kepada saya, dan diri kita pribadi masing-masing. Sejauh mana kita bisa mengambil kebaikan dan pelajaran dari hasil kerja orang2 pintar itu..Tentu saya sangat beterima kasih pada mereka..

Saya tidak pernah tahu, seberapa berubah nya dunia di masa-masa mendatang..Saya hanya berujar seraya berpikir dan berdoa, semoga saya bisa seiring berjalan dengan perubahan dunia sambil tetep kuat berpijak pada nilai2 “kebenaran” abadi yang saya yakini dan tidak akan pernah beubah sepanjang masa..SEKIAN!

2 thoughts on “Privasi, intimasi dan saya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s