Perjalanan

Kulihat wajah di permukaan telaga

Berjalan menyusuri gang panjang

Dengan koper-koper tua yang besar

 

Kuamati wajah, terlukisi senyum

Terhiasi tangis dan senda

Sedang berjalan menapak

Susunan bata yang kokoh

Sembari kadang berlari

Melawan kencangnya angin

 

Kita selalu begini

Berkemas lagi dan lagi

Berhenti dan lalu pergi lagi

Singgah, lalu berkelana lagi

Menikmati satu-satu

Yang hilang

Yang pergi

Yang kembali

 

Bau cinta semesta

Hangat santun sesama

Harum hidangan beraroma

Sudah pernah kita genggam

 

Kita berdua

Dalam perjalanan cinta

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s