Sungguhku!

Kalo hanya menggugurkan kewajiban,  percuma saja!

Kalo cuma ikut-ikutan, malas sekali gunakan akal!

Kalo karena ingin kelihatan, kenapa tidak diumumkan!

 

Setiap persembahan yang aku suguhkan pada Tuhan

Aku ingin benar2 melakukannya  dengan sangat sadar

Aku berniat menuntaskannya dengan sekuat raga

Dan sepenuh jiwa yang sudah Tuhan anugrahkan

 

Aku tahu sulit, karena lidahku pasti selalu bisa berkelebat

Aku alami enggan, karena nalarku lihai sekali beralasan

Aku akui sungkan, karena ronggaku tajam nian menghindar

 

Duh Gustiku Maha segala Maha, Sambutlah aku dalam alunan

Duh Gusti  Pemilik Indahnya segala nama, Peluklah aku dalam buaian

Aku rekatkan patahan tulang tubuhku diatas tanah Mu

Aku hempaskan detak nadi dan nafasku disetiap selipan hawaMu

Terimalah Sungguhku, sungguh!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s