Marah dan Cinta

Dalam perjalanan merasai cinta

Aku terkadang tak bisa menahan amarah

Merobek sampai menusuk engkau punya jiwa

 

Di derunya nafas cinta yang bergemuruh

Aku sesekali terperangkap oleh nafsuku

Yang  dengan kencang bisa membelenggu

 

Dan ketika engkau menimpali

Di saat yang sama, aku menjadi  ngeri

Menghiba  waktu  bisa berputar kembali

Dan mencabut apa yang sudah tersuluti

 

Aku sang pemuja mahligai asmara

Tidak mau dikuasai semunya sesal

Tapi bisa meraih mahalnya bijak

Dan menuai butir-butir hikmah

 

Aduhai engkau pengisi relung jiwa

Peluk dan bantulah aku berlayar

Bersama kita berendam di lautan sabar

Agar selalu kita menggenggam dan merasa

Syahdu dan damainya surga rumah tangga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s