Sifat Riya = Sombong = Suka membangga-banggakan Diri

Segera setelah aku membaca salah satu ayat dalam surat Al-Hadid, aku dingatkan kembali bahwa manusia memang digambarkan sebagai makhluk Allah yang suka membangga-banggakan diri/Riya, baik dalam hal banyak harta maupun banyak anak. Aku juga ingat di ayat yang lain yang menyatakan kalo manusia memang diciptakan cinta akan anak-anak, harta, dan juga kendaraan.

“Ehm…emang betul ya yang…harta..anak2 dan kendaraan” begitu kataku pada suamiku. “Dan banyak juga manusia yang tidak sadar kalo mereka sedang , telah dan selalu membangga-banggakan diri mereka, akan banyaknya anak, harta, pun jabatan maupun kedudukan. Jangan-jangan, kita juga termasuk didalamnya ya..wah jangan sampe deh, Astagfirullahal Adzim.., begitu kataku”.  Suamiku cuma tersenyum sambil mengangguk-angguk.

“Tuhan memang hebat!” begitu kataku lagi. “Dia tahu betul sifat-sifat manusia”. Masalahnya adalah..kalao Tuhan memang mengakuinya, terus sikap terbaik kita bagaimana ya? Begitu pikirku. Apa tidak bolehkan sedikitpun ada rasa bangga dalam hati kita akan “harta” yang kita punya?

Aku dan suami terus “berdiskusi” dan sampai pada satu bahasan kalau “rasa bangga/riya’ akan keberhasilan diri tentu tidak akan bisa hilang atau dihapus begitu saja. Allah pun sudah menyebutkannya dalam Al-Qur’an kalo itu adalah watak manusia. Yang harus di garis bawahi adalah bahwa..ketika kita sedang berbangga, kita harus terus selalu sadar untuk tidak mengharap pujian orang lain, tidak menimbulkan fitnah bagi orang yang mendengar atau melihatnya, dan apalagi menyulut rasa permusuhan. Mungkin ini..maksudnya bersyukur? Ehm…ya bersyukur.

Kita harus rasakan dan ucapkan “kebanggaan” itu dengan hati-hati..bukan hanya dari dan dengan sepenuh hati, melainkan juga dengan selalu berorientasi untuk mengembalikan semua “harta” yang kita miliki kepada Allah SWT, Sang pemilik segala. Apalagi, kita juga harus yakin kalo tidak ada sesuatu yang terjadi tanpa campur tangan Allah SWT. Tidak ada yang abadi di dunia ini, tidak pernah dan bakal ada. Oleh karena kefana-an harta itulah, kita sebisa mungkin tentunya, bisa berbagi “harta” kita dengan orang lain yang memang pantas/layak dibagi. Dan sebisa mungkin juga tidak menjadikannya sebagai tujuan hidup, melainkan hanya alat semata. Alat untuk mendekatkan diri pada Allah SWT.

Pertanyaan selanjutnya adalah,  “apakah hanya sesuatu yang sifatnya material saja yang bisa dibangga-banggakan?” Ehm…I don’t think so. Aku dan suami juga setuju kalo ternyata  bangga akan kesolehan dan banyaknya ilmu  juga sama tidak baiknya. Kami sependapat kalo sifat merasa paling soleh, paling pintar atau paling takwa dan baik hati di antara orang lain adalah hal yang sangat tidak baik. Kami sepakat kalo beragama bukan untuk dibangga-banggakan. Agama..adalah untuk diresapi dan difahami maknanya. Agama juga untuk di imani kebenarannya dan keberagamannya..dan juga untuk dipraktekkan dengan keikhlasan hati, tanpa mengharap pujian dari orang lain, apalagi sampai menyulut fitnah.

Ehm… pagi itu, ketika kami diberikan semangat, kemampuan, dan keindahan untuk menikmati jalan kaki di pagi hari, aku dan suami mengakhiri diskusi  pagi kami dengan senyuman. Senyuman tanda kesepakatan pada pemahaman akan sifat berbangga diri/Riya, yang semoga (dengan segala kelemahan kami) bisa kami sikapi dengan baik. Hanya Allah lah Yang Maha Tahu Segala…Dan Hanya Kepada-Nya lah kami Berserah Diri..

4 thoughts on “Sifat Riya = Sombong = Suka membangga-banggakan Diri

  1. Betul teh, kadang kt terjerumus dlm jurang ujub, riya dan takabbur, semestinya apapun kelebihan yg diberikan oleh Allah kpd kt tidak boleh “dikeluarkan” dlm bentuk riya. Namun sebaliknya dikeluarkan dalam bentuk ikhlas yang dibalut dengan pakaian syukur dan dihiasi dengan indahnya taqwa. Setuju?

  2. oh, iya lupa, belum nyebutin nama aslinya (takut ketahuan)…,tp ndak pa2 kok. Saya Yusri, ex pembina di SMU Dw, masih inget or forget bu Neneng? salam buat pak Ali ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s