Terlambat

Tidak apa-apa terlambat, asal selamat begitu kata pepatah
Tidak apa-apa terlambat, asal tahu kenapa dan kemananya
Begitu kata hatiku, kudapat dari perenungan dalam hujan
Ach…
Bukankah setiap orang memiliki jalan hidup yang beragam?
Dan setiap orang memulai sesuatu dari tempat yang berbeda?

Kenapa harus segera menikah pada usia tertentu, muda?
Kenapa juga harus segera punya anak setelah menikah?
Kenapa harus langsung bekerja “kantoran” setelah lulus kuliah?
Ach…
Bukankah tidak setiap orang mudah bertemu pasangan?
Tidak setiap pasangan memiliki misteri akan kehadiran anak?
Dan bukankah setiap orang memiliki definisi berbeda tentang bekerja?

Terlambat, siapa pula yang mencipta maknanya..
Bisa Berarti lemah, gagal, atau mencipta airmata
Bukankah terlambat pantas berdampingan dengan alasan
Bukankah Tuhan sendiri hanya bicara soal waktu saja
Untuk tidak menyia-nyia kan nya dan memaknai nya

Ach..
Biar saja terlambat, asal tidak merugikan handai taulan
Tidak apa terlambat, ia membuat manusia jadi pandai
Menguatkan bathin, menajamkan hati, mengambil hikmah
Ach terlambat, dia tidak akan selalu berarti sia-sia..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s