Sepuluh Tanda-Tanda Cinta

Berawal dari komentar saya pada seorang kawan di facebook  tentang definisi cinta, saya malah jadi kepengen menuliskan tanda-tanda cinta, bukan definisinya. Mungkin karena cinta itu banyak definisinya, saya jadi mengambil yang lebih gampang, menuliskan tanda-tanda nya saja.

Nah kalau ada waktu dan sedang mencari materi bacaan for “pleasure”,  silahkan baca uraian sederhana saya tentang tanda-tanda cinta di paragraph berikut.  Tapi perlu di ketahui sebelumnya bahwa tulisan saya ini bukan berdasarkan riset, hanya opini hasil dari pengamatan dan pengalaman saya saja.  Oleh karena itu isi tulisan ini subjektif,  akan ada sebagian pembaca yang setuju , ada yang ingin menambahkan,  bahkan ada yang ingin mengoreksinya.  Well, silahkan saja, saya akan senang sekali.

Ada sepuluh tanda-tanda cinta yang muncul di kepala saya. Tanda-tanda ini sifatnya sederhana dan ditemui di dalam kehidupan sehari-hari, ditengah kebersamaan kita dengan orang yang kita cintai, baik itu dengan orang tua, pasangan, saudara, sahabat, bahkan kawan dan kerabat. Tanda-tanda cinta berikut tidak berdasarkan urutan hirarki, karena setiapnya bernilai sejajar.

Tanda cinta yang pertama berkaitan dengan panggilan kesayangan. Orang yang mencinta akan memanggil yang dicinta dengan nama yang special. Orang yang dicinta merasa tenang dan aman bahwa setiap kali namanya di sebut oleh yang mencinta, ia yakin namanya akan di sebut dengan indah, benar, bahkan dengan nama panggilan kesayangan yang menyenangkan hati.

Tanda cinta yang kedua berhubungan dengan makanan. Orang yang mencinta biasanya akan menawarkan makanan sisa yang enak di atas piring kepada yang dicinta, padahal ia sendiri masih ingin dan mau memakan makanan itu. Orang yang mencinta akan berpura-pura sudah kenyang, atau berpura-pura tidak suka pada makanan itu.

Tanda yang ketiga berkaitan dengan rasa sakit. Orang yang mencinta tidak akan menunjukkan rasa sakitnya sungguh-sungguh kepada yang dicinta. Ia bisa mencari cara untuk mengobati dirinya sendiri terlebih dahulu, atau tidak mengeluh terlalu banyak sebelum akhirnya bicara jujur bahwa ia benar-benar sakit.

Tanda cinta selanjutnya berhubungan dengan sikap “mendengarkan”. Orang yang mencinta senang dan “curious” mendengarkan cerita orang yang dicinta. Yang mencinta akan terlebih dahulu membiarkan yang dicinta bercerita tentang kebahagiaan atau kesedihannya sebelum ia sendiri menceritakan dirinya. Ia akan menjadi pendengar, penghibur, bahkan penyemangat sejati bagi yang di cinta.

Tanda cinta yang kelima berkaitan dengan penampilan. Orang yang mencinta biasanya memperhatikan penampilan, pakaian atau gaya rambut, orang yang dicinta. Ia akan khawatir dan tidak nyaman, bila melihat orang yang dicinta, yang akan tampil di depan banyak orang misalnya, pakaiannya terlihat kurang rapih atau tidak pas. Orang yang mencinta ingin yang dicinta tampil rapih sehingga ia bisa mendapatkan pujian, misalnya, dari orang lain, atau paling tidak, tidak membuat malu.

Tanda cinta berikutnya berkaitan dengan kehadiran. Orang yang mencinta adalah orang yang paling penting  yang harus hadir dalam penunjukkan prestasi atau “performance” orang yang di cinta. Ketika orang yang dicinta tampil dalam suatu pertunjukkan misalnya, kehadiran orang yang mencinta akan menjadi sumber penyemangat dan penenang yang paling ampuh. Raut wajah, melalui senyum dan lirik mata orang yang mencinta  akan menjadi “dopping” yang luar biasa bagi yang dicinta.

Tanda cinta yang ketujuh berhubungan dengan tidur. Orang yang mencinta biasanya tidak tega atau hati-hati sekali membangunkan orang yang di cinta. Bahkan orang yang mencinta akan menyuruh tidur/istirahat yang dicinta bila ia terlihat lelah, dan berusaha untuk tidak mengganggunya ketika yang dicinta sedang tidur atau istirahat.

Tanda cinta selanjutnya adalah “sulit” untuk berpisah jarak walau sementara saja. Orang yang mencinta akan kerap kali memikirkan orang di cinta bila ia sedang dalam perjalanan atau sedang ada di tempat/kota lain. Orang yang mencinta biasanya akan kerap kali menelpon, atau menjadi khawatir bila setelah sekian lama orang yang dicinta tidak memberi kabar.

Tanda cinta yang kesembilan berhubungan lagi dengan pakaian atau alat lain yang bisa melindungi tubuh dari panas, dingin atau hujan. Orang yang mencinta biasanya akan merelakan payungnya, jaketnya, atau topinya di pakai oleh yang dicinta, bila pada suata masa misalnya,  yang dicinta lupa memakai/membawa alat-alat tersebut. Yang mencinta rela kedinginan, kepanasan bahkan kehujanan, asal yang dicinta merasa aman dan nyaman.

Last but not least, tanda yang kesepuluh berkaitan dengan hari jadi. Orang yang mencinta biasanya tidak lupa akan hari bersejarah orang yang dicinta. Kapan yang dicinta ulang tahun, kapan ia pertama kali mendapatkan pekerjaan, kapan ia lulus sekolah, kapan ia menikah, atau kapan ia mendapat SIM pertama kali. Yang mencinta menjadikan hari-hari bersejarah itu sebagai “sweet memory” yang langgeng dalam ingatannya.

Yah itulah sepuluh tanda-tanda cinta yang ada dalam kepala saya.  Tanda-tanda itu sifatnya bisa saling berbagi antara yang mencinta dan dicinta. Ehm, kalau ini sudah terjadi, dunia yang indah terasa lebih indah lagi. Silahkan kawan-kawan rasai saja, apa salah satu, sebagian atau kesemuanya sudah kawan-kawan alami? Kalau iya, ehm….berarti anda beruntung, memiliki orang-orang yang mencintai anda di sekeliling anda.  Makasih ya sudah meluangkan waktu membaca tulisan ini. Salam Hangat!

2 thoughts on “Sepuluh Tanda-Tanda Cinta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s