Kemana hati nurani?

Bila dibumi anarki manusia tumpah

Saling menghina dan membunuh

Tapi menyeru nama Tuhan yang Satu

Menyedihkan, memilukan, memalukan!

 

Aduhai manusia yang katanya penyayang

Kemana hati nurani yang sudah Tuhan berikan?

Apa sudah kau tutup rapat-rapat kah dia?

Atau sudah kau kusam legamkan kah dia?

Hingga tak mampu lagi engkau merasa?

 

Aduhai manusia yang katanya welas asih

Jangan kau campakkan kemurnian suara hati

Apalagi mau diiming imingi nikmat surgawi

Dengan menghalalkan marah dan benci

Penuhi saja sumur cinta, lewat hati nurani

One thought on “Kemana hati nurani?

  1. hati nurani tak pernah bisa mendustai dan di dustai..
    jangan biarkan ia menjerit sakit..
    ia adalah pelita..
    penerang jiwa..
    alarm dan penjaga…
    penuntun yg di karuniakanNYA..
    MENUJU BAHAGIA…WALLOHUA’LAM.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s