Disney Land; Tempat yg paling membahagiakan di dunia?

Setelah berpikir beberapa lama, akhirnya saya, suami, dan anak saya, Inas, yg berusia dua tahun mengunjungi Disneyland untuk yg kedua kalinya. Tempat yg katanya menjadi impian banyak keluarga Amerika untuk dikunjungi itu letaknya tidak begitu jauh dari rumah kami, sekitar satu jam tanpa macet.

Sesampainya di Disney, kami berdua mencari permainanan yg bisa dinikmati Inas, seperti komedi puter, kereta api, kapal laut, dan istana boneka. Selebihnya kami photo bersama boneka Gufi dan Miki, jalan-jalan menikmati pemandangan, duduk dipinggiran jalan sambil makan es krim, makan malam sambil istirahat, dan menikmati parade berupa tari dan musik. Walaupun awalnya inas kelihatan bingung (overwhelmed), lama kelamaan dia kelihatan senang. Jalannya berlenggak-lenggok dan kadang-kadang berlari. Tangan kanannya tanpa lelah, terus memegangi balon berbentuk kepala Miki. Sementara mulutnya dihiasi seyum sambil beberapa kali bertanya tentang sesuatu, atau menyebut-nyebut apa yg dia lihat dan sudah dia ketahui namanya.

Setelah sekitar tiga jaman disana, merasakan fasilitas yg ada, mendapatkan pelayanan dari para pekerjanya, dan memperhatikan para pengunjung yang datang, saya jadi kagum pada Disney Land. Tempat hiburan keluarga yang berani memilih moto sebagai tempat yg paling membahagiakan di dunia itu ternyata bisa dibuktikan kebenarannya. Disney bisa meninggal kan kesan manis di hati banyak orang yang mengunjunginya, paling tidak di hati saya dan keluarga.

Pelayanan di Disney sangat memuaskan. Para pekerja disana kelihatan selalu bersemangat melayani pengunjung, malah beberapa kali mereka menawarkan bantuan untuk memotret kami bertiga. Senyum mereka mengembang bahkan ketika mereka tidak sedang melakukan aktifitas apa-apa. Para penari dan penari di parade misalnya, tetap tersenyum ramah walaupun mereka harus berpakaian ribet ditengah udara yang panas dan lembab. Para penjual makanan di gerobak, penjaga permainan, satpam, bahkan petugas kebersihanpun, kesemuanya sigap pada pertanyaan pengunjung, kami tidak perlu mencari-cari pusat informasi untuk bertanya tentang sesuatu hal. Semuanya menjawab dengan baik, senang hati, dan percaya diri. Dan yang terakhir, mereka juga cukup bijak menangani pengunjung yg salah memahami aturan. Seperti saya misalnya, tidak dihakimi ketika berbuat kekeliruan tetapi malah difasilitasi untuk kesalahan yang tidak saya sengaja, sambil diberi tahu tentang peraturan yang ada.

“Bayarannya gede kali tuh ya?”, celetuk saya dalam hati. “Kok bisa ya semua baik dan professional?”, kata saya lagi, masih dalam hati. Tapi mungkin memang itu benar adanya. Bayaran yang sesuai, plus penghargaan yang masuk akal pasti menyuntikkan semangat kerja para staff di Disney land ini. “Wah ini pasti training staffnya keren ini ya?”, pujiku lagi. Kalau tidak keren mana mungkin semuanya kompak menjadikan tempat ini sebagai tempat yang menarik untuk di kunjungi, lagi dan lagi. Moto Disney sebagai tempat yang paling membahagiakan didunia itu seperti sudah difahami betul oleh mereka yang bekerja di sana. Mereka ikut menjadi alasan dari kebahagiaan orang yang berkunjung sehingga yang sedang berbahagia tetap bahagia bahkan tambah bahagia.

Bahagia? Ehm..bicara soal pengunjung yg bahagia, saya rasa saya tidak berlebihan. Saya perhatikan anak-anak kecil yg biasa nya tidak boleh makan makan es krim dan permen kojek di hari yang sama, hari itu malah di bolehkan, mereka terlihat ceria dan bahagia. Orang-orang dewasa bahkan sampai para nenek kakekpun, asyik makan es krim di Disney. Mereka terlihat semangat dan ceria mencoba bermacam alat permainan, dan bergaya bahagia di depan kamera. Dan kalaupun saya melihat ada pengunjung yang tertidur di bangku2 atau yang wajah dan badannya kelihatan loyo, kemungkinan besar karena mereka kelelahan setelah bergembira seharian.

Saya perhatikan pula kalau para pengunjung yg berbahagia itu datang dari segala penjuru dunia. Secara tidak sengaja saya mendengar berbagai macam bahasa dan logat bahasa Inggris yang bermacam-macam. Cara berpakaian mereka juga beragam; dari mulai yg menggunakan cadar, sampai yg menggunakan celana pendek berbaur disana. Semuanya punya tujuan yang sama, berlibur bersama keluarga. Pemandangan itu buat saya indah. Dan menurut saya ciri tempat yang bahagia itu mungkin bisa ditemukan di Disney; dimana sekumpulan orang yg tinggal di tempat yang sama dapat bebas dan bertanggung jawab menunjukkan identitas mereka masing-masing, tetapi tetap saling menghormati dan menikmati hal-hal yg ada di sekitarnya.

Mereka bisa saling mengontrol diri agar keteraturan dan kedamaian di tempat tersebut tercipta. Mengantri dengan sendiri nya, berbagi tempat dengan yg lain bila tempatnya terlalu luas/nyaman, dan tidak berlama-lama menikmati fasilitas tertentu karena tahu kalau itu adalah milik umum yang harus di nikmati bergantian. Sampah kecil contohnya, sampai tidak kelihatan di jalanan. Bahkan stroller yg diparkir berjejer lengkap dengan tas-tasnya bisa aman terjaga disana. Sepertinya ya, orang-orang yg bahagia itu tidak memiliki keinginan untuk berbuat jahat seperti mencuri dan sebagainya.

Lalu, “apa seseorang harus bahagia dulu supaya bisa jadi orang baik begitu?”, tanya saya lagi dalam hati. Jawabannya tentu tidak juga. Tetapi bila seseorang bahagia, perasaannya itu dapat membantu dirinya untuk melakukan perbuatan baik. Dan untuk bisa bahagia, seseorang itu menurut saya harus punya kesempatan untuk mengembangkan potensi pribadinya agar dia bisa maju dan menjadi yang terbaik. Setelah menjadi bahagia, seseorang selanjutnya akan menjadi orang baik. Dan jika seseorang sudah baik maka ia ingin membahagiakan orang lain. Bukan begitu kawan-kawan?!

Yang jelas, kunjungan saya ke Disney beberapa waktu lalu cukup bermanfaat buat saya karena membuat saya menuliskan isi otak saya lagi. Dengan menuliskannya saya jadi bahagia, dan semoga tulisan saya juga dibaca oleh orang-orang yang sedang berbahagia. Terima kasih Disney, terima kasih juga kawan-kawan yang sudah membaca tulisan ini. Salam bahagia!

One thought on “Disney Land; Tempat yg paling membahagiakan di dunia?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s